Saatnya Kasih yang Memimpin

Joko Widodo alias Jokowi sudah resmi jadi Gubernur  DKI Jakarta, dan Basuki Tjahaja Purnama sudah alias Ahok resmi menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012 – 2017.

Pasangan ini mengingatkan bagaimana dulu Jusuf menjadi orang no. 2 di mesir, kekuasaan dan peran yang begitu besar sama sekali tidak membuatnya buta atau berkianat atas Firaun ataupun keluarganya.

Jadikanlah Yesus Kristus sebagai  teladan dalam memimpin

Saatnya Kasih yang Memimpin (Illustrasi =budayapemimpin.blogspot.com)

Didalam kesetiaannya pada Allah dia juga setia pada Firaun. Hanya tahta sajalah yang membedakan kekuasaan Jusuf dan Firaun kala itu.

Ditengah segala segala kesulitan dalam kehidupannya pasca dijual oleh saudara-saudaranya tidak membuat dirinya menjadi orang yang lemah dan patah semangat.

Dia yang begitu dimanja oleh ayahnya Yakub, langsung terjatuh ke dasar dan diperjual belikan sebagai budak, tidak mengurangi kepercayaannya dan keyakianannya sedikitpun bahwa Tuhan mempunyai rencana Indah untuknya yakni sebagai pembuka jalan untuk menyelamatkan saudaranya dari kelaparan berkepanjangan.

Tentu juga Ahok bisa memainkan peran yang besar dalam posisinya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Lewat Ahok kita bisa berharap sebagai perpanjangan tangan Tuhan untuk menjadi berkat bagi bangsa ini. Sudah seharusnya Ahok menunjukkan bagaimana seharusnya kasih itu memimpin.

Ayat Alkitab:
Lukas 22:27 Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan.

Mari Berdoa:
Ya Tuhan, Allah Bapa yang Mahakuasa didalam nama Yesus Kristus dan persekutuan dengan Roh Kudus, kiranya Tuhan mecurahkan hikmat dan didikan pada anak-Mu Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok agar dia bisa menunjukkan bagaimana seharusnya menjadi anugrah dan berkat bagi bangsa ini. Amin.

Share

You may also like...

Leave a Reply