Pemberian Grasi Pada Gembong Narkoba

Tuhan Yesus Kristus disalib

Penyaliban adalah salah satu bentuk hukuman mati (illustrasi : thebelovedson.blogspot.com)

Gembong Narkoba sindikat internasional bernama Deni Setia Muharwa alias Rapi Muhammad Maji mendapat grasi dari Presiden SBY, sehingga hukuman mati yang ditetapkan berubah menjadi hukuman seumur hidup. Hukuman mati adalah hal yang sudah berlangsung selama ribuan tahun.

Yesus Kristus sendiri menerima hukuman mati pada jaman Raja Herodes memerintah Yudea. Penyaliban adalah salah satu bentuk hukuman mati yang dikenal oleh orang-orang Jahudi waktu itu (bandingkan Kisah Para Rasul 13:27 Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Dia, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat.).

Hukuman mati dijatuhkan pada seseorang atas sebuah kesalahan yang dianggap sangat berat sesuai dengan pandangan dan budaya masyarakat di jaman dijatuhkan hukuman itu pada seseorang. Dan tentunya peran Negara dalam menjatuhkan hukuman atau menghilangkan hukuman itu tidak akan lepas dari muatan politis baik di dalam negeri ataupun antar bangsa.

Kita hanya berharap dan membawa dalam Doa agar apa yang diputuskan oleh Pemerintah, Kehakiman maupun MA dalam menjatuhkan atau meringankan hukuman adalah demi rakyat Indonesia dalam keragamannya. Dan memohon campur tangan Tuhan lebih jauh lagi agar aparatur yang bisa mejatuhkan hukuman atau atau mengubah sebuah hukuman diberikan hikmat yang datang dari pada-Nya dan biarlah diingatkan-Nya mereka jika tindakan mereka itu disengaja bukan untuk kepentingan Rakyat Indoensia. Karena pembalasan adalah milik Tuhan.

Ayat Pilihan:
2 Korintus 1:9 Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati.

Mari Berdoda:
Ya Tuhan, Allah Bapa yang Mahakuasa didalam nama Yesus Kristus dan persekutuan dengan Roh Kudus, kiranya Tuhan berikat hikmat pada Presiden kami, pada semua Hakim sehingga apa yang diputuskan mereka adalah yang terbaik bagi Bangsa dan Negara ini terutama tidak bertentangan dengan kehendak-Mu. Dan ingatkan mereka jika apa yang mereka lakukan bukan untuk kepentingan bangsa dan Negara kami yang majemuk ini. Amin.

Share

You may also like...