Jangan Mempermainkan Hati Masyarakat

Polemik KPK vs Polri masih terus berlanjut dan semakin akut kelihatannya. Seperti ketidaktahuan Kapolri Jendral Timur Pradopo  atas percobaan penangkapan Kombes Novel Baswedan, ataupun polemik perpindahan penyidik KPK dari institusi asalnya yakni Polri ke KPK.

yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Jangalah pemimpin kami agar jangan selalu memperjuangkan kepentingan dunia ini.
sumber : vpsyaloom.blogspot.com

Wakapolri Sendiri Komisaris Jenderal Nanan Sukarna menyatakan tegas bahwa ada aturan yang berlaku di Intitusi Polri yang harus diikuti anggotanya.

Sementara aturan itu sendiri seharusnya sebagai acuan agar kinerja Polri itu menjadi yang terbaik demi kepentingan negara.

Nah kepentingan siapakah Polisi bermain? Adakah faksi-faksi di Polri yang kuasai koruptor sehingga Kapolri sendiri seperti tidak dihargai? Atau begitu angkuhkan Polisi dalam menangani hal ini?

Sungguh rakyatlah yang dibuat panas dingin dan sakit kepala mengikuti permainan ini, sementara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seperti biasa tenang dan belum mengambil tindakan.

Sampai kapankah kita disuguhkan permainan ini terus menerus?

Sepertinya hanya campur tangan Tuhan-lah yang mampu menyelesaikan masalah ini. Mari kita undang Dia dalam doa kita.

Ayat Pilihan:
1 Yohanes 2:16  Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Mari Berdoa:
Ya Tuhan, Allah Bapa yang Mahakuasa didalam nama Yesus Kristus dan persekutuan dengan Roh Kudus, kiranya Tuhan lawat mereka yang bermain-main dengan dengan perasaan rakyat negeri ini demi kepentingan sendiri, kelompok atau orang lain, hardiklah mereka dalam kasih-Mu ya Tuhan, mereka yang merencanakan, yang mendiamkan dan yang melaksanakannya. Jangan biarkan kami rakyat kecil ini terus dipermainkan oleh tingkah polah mereka, kami mohon dengarkanlah doa kami. Amin.

Share

You may also like...

Leave a Reply