Mengubah Penghinaan Jadi Berkat

Malam tadi ada talk show disebuah Stasiun TV swasta yang membicarakan tentang Film Amerika yang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan. Film yang  berjudul Innocence of Muslims itu telah menimbulkan gejolak yang hebat di berbagai belahan dunia.

Yesus telah menanggung hinaan akibat doa kita di kayu salib

Penyaliban adalah salah satu bentuk penghinaan yang terbesar (sumber: indocell.net)

Ada yang menarik perhatian saya pada waktu itu yaitu pertanyaan seorang Budawayan/Sejarawan Besar Betawi yang terkenal (maaf saya sengaja tidak memberitahu namanya) pada Romo Benny Susetyo yaitu mengenai penghinaan pada Yesus, bahwa banyak sekali tercatat penghinaan pada Yesus (dia menyebut nabi ISA AS) tetapi kenapa tidak ada penolakan atau gejolak dari pengikut Kristus, seperti yang terjadi akibat film Innonce Muslimin tadi.

Pertanyaan yang coba dijawab Romo Benny, tapi tak bisa saya ikuti karena anak saya mengubah channel TV.

Dan saat saya mengetik ini saya teringat pada pembicaraan pada seorang Frater (Calon Pastor) yang bersekolah di Vatikan tentang mengapa Vatikan tidak melawan dengan lebih keras pada buku sejenis The Da Vinci Code yang menyatakan bahwa Yesus menikah dengan Maria Magdalena dan punya keturunan?

Dia hanya menjawab dengan sederhana bahwa untuk apa melawan karena memang tidak perlu dilawan dengan Frontal karena sumber buku itu sendiri lemah dan jika melawan  dengan frontal kita malah cenderung mengkampanyekan buku itu.

Ya untuk apa melawan seperti itu, jika Yesus sendiri telah menanggung macam hinaan saat hidup-Nya di dunia, yakni untuk menanggung dosa dan menebus kita mengapa kita harus melawan orang yang menghina-Nya setelah kebangkitan dan penebusan-Nya. Karena penghinaan yang ditanggung-Nya telah jadi berkat dan penebusan bagi kita.

Ya Dia teladan kita jadi selayaknya mengikuti caranya menghadapi hinaan.

Ayat Pilihan:
Ibrani 11:26 Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.

Mari Berdoa:
Ya Tuhan, Allah Bapa yang Mahakuasa didalam nama Yesus Kristus dan persekutuan dengan Roh Kudus, kiranya Tuhan ajari kami untuk mampu mengubah penginaan atas-Mu atau karena iman kami pada-Mu menjadi berkat sejati bagi kami dan mereka. Amin.

Share

You may also like...

Leave a Reply