Haruskah Ada Korban Lagi

Tawuran pelajar kembali menghiasi berita di media. Tak tanggung-tanggung tawuran antar siswa SMAN 6 dan SMAN 70 ini merenggut korban nyawa yaitu tewasnya Alawy Y Putra..

Tawuran bukan hal baru di kota Megapolitan ini, dulu hal ini sempat menjadi tren dan berangsur-angsur berkurang dan cukup mengejutkan kejadian ini berulang dengan korban nyawa salah satu pelajar.

Harga diri dan kehormatan duniawi kita sudah terpaku di kayu salib
sumber : www.wartamaranatha.blogspot.com

Sangat menyedihkan melihat anak-anak yang harusnya berlomba untuk berprestasi malah sebagian berlomba untuk menjadi Jagoan bak pendekar Film-Film laga.

Semuanya mereka adalah korban dari sesuatu yang mereka sendiri tidak pahami dengan benar. Dan mereka tetaplah anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri.

Entah apa defenisi harga diri dan kehormatan yang mereka pegang, sehingga mereka rela berkelahi seolah harga diri dan kehormatan itu adalah bak skor pertandingan.

Yesus sendiri telah terpaku di kayu salib bersama harga diri dan kehormatan duniawi kita, dan harga diri dan kehormatan yang bisa kita banggakan adalah saat kita dipuji Tuhan sehingga kita bisa bermegah didalam Tuhan.

Ayat Pilihan:
2Kor 10:17-18 “Tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan. Sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan.

Pokok Doa:
Ya Tuhan, Allah Bapa yang Mahakuasa didalam nama Yesus Kristus dan persekutuan dengan Roh Kudus, terimakasih telah Kau bawa harga diri dan kehormatan duniawi kami terpaku di kayu salib, kami mohon kiranya ajarilah kami, pemimpin kami, guru-guru, budayawan, orangtua dan anak-anak himat pengertian bahwa harga diri dan kehormatan yang perlu kami pertahankan adalah saat kami mengasihi-Mu dan mengasihi sesama kami. Amin.

Share

You may also like...