Menuju DKI 1: Jadilah Bapak Bangsa

Diterima atau tidak sosok Jusuf Kalla yang harusnya menimbulkan kontroversi dimana dia berani keluar dari kebijakan Partai yang selama ini selalu bersama dengannya, yakni mengusung Jokowi sedari awal sampai pada kemenangan versi Hitungan Cepat pada putaran kedua, tetap konsisten dengan dukungannya.

Pemllu dan Orang Kristen
Sumber: www.minahasameidy.blogspot.com

Kemungkinan wibawa besarnyalah yang mampu meredam kontroversi ini.

Dari Jusuf Kalla mungkin kita bisa belajar bagaimana Seorang Jusuf Kalla mampu melihat seseorang yang punya potensi besar  dan percaya dirinya menyokong dan mendukungnya dan tak tanggung­-melibatkan seluruh keluarganya dengan melawan kebijakan Partainya sendiri. Resiko yang jarang berani diambil oleh Politikus bangsa ini.

Bisakah Jusuf Kalla bertahan pada kepedulian dan menjadi Bapak Bangsa saja dengan tidak terlibat dalam politik praktis?

Kita berharap semoga semakin banyak tokoh-tokoh memposisikan diri sebagai Bapak/Ibu Bangsa untuk bersama mereka yang peduli perubahan menyokong dan mengawal perubahan itu agar kelak tidak hanya dimanfaatkan dan menguntungkan oppurtunies saja.

Ayat Pilihan:
Titus 2:2-3 Laki-laki yang tua hendaklah hidup sederhana terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan. Demikian juga perempuan-perempuan yang tua, hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik

Pokok Doa:
Ya Tuhan, Allah Bapa yang Mahakuasa didalam nama Yesus Kristus dan persekutuan dengan Roh Kudus, kiranya Tuhan gerakkan dan angkat mereka yang bisa, menjadi Bapak/Ibu Bangsa ini sehingga mereka yang punya potensi dan kemanpuan untuk perubahan yang lebih baik punya penyokong dan pengawal perubahan demi kemajuan Bangsa dan Negara ini. Amin.

Share

You may also like...

Leave a Reply