Menuju DKI 1: Hentikan Cemoohan

Jangan Kembali pada kekeliruan
http://yosafatjo.blogspot.com

Eurofika kemengan Jokowi-Ahok masih terus terasa, di jejaring sosial ternama banyak status dan komen yang menunjukkan kegembiraan dengan berbagai cara, diantaranya ucapan selamat, semangat akan perubahan dan tidak ketinggalan komen negatif, yaitu menertawai dan sepertinya mencemooh pihak yang kalah.

Kemengan Jokowi-Ahok adalah didasarkan pada keinginan akan perubahan, inti dari perubahan itu sendiri adalah perubahan sikap dari sisi yang negatif ke yang positif.

Sulit mengatakan bahwa kita ingin berubah tapi perilaku dan komentar kita menyikapi kemenangan mereka yang ingin perubahan malah negatif pada  calon yang kalah.

Bagaimanapun juga Foke-Nara sudah melakukan tindakan terpuji yaitu mengucapkan selamat pada Jokowi-Ahok dan Partai yang kalah juga mengakui kemengan Jokowi-Ahok.

Itu adalah langkah yang baik mari kita hentikan cemoohan dan belajar bijak untuk jadi berkat sesungguhnya bagi Indonesia.

Ayat Pilihan:
Amsal 29:8 Pencemooh mengacaukan kota, tetapi orang bijak meredakan amarah

Pokok Doa:
Ya Tuhan, Allah Bapa yang Mahakuasa didalam nama Yesus Kristus dan persekutuan dengan Roh Kudus, kiranya Tuhan jaga pikiran perkataan dan pebuatan kami agar tidak mendatangkan kekacauan karena cemoohan kami tapi biarlah kami bijak dalam kasihmu, biar bisa menjadi berkat sesungguhnya bagi Indonesia. Amin.

Share

You may also like...

Leave a Reply