Terorisme dan Doktrin

Berdoa Pada Tuhan
sumber : http://dennytan.blogspot.com/

Satu hal positif yang dapat dilihat dari para teroris, tentunya dengan kata maaf, pandangan ini total mengabaikan hal-hal negative lainnya terutama akibat yang ditimbul dari perbuatannya, yaitu mereka melakukan semuanya dengan sepenuh hati menurut apa yang mereka yakini.

Begitulah doktrin itu bekerja, dan semua orang percaya pada Tuhan mempunyai itu.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) seperti dikutip artikata.com doktrin adalah :
1. ajaran (tt asas suatu aliran politik, keagamaan;
2. pendirian segolongan ahli ilmu pengetahuan, keagamaan, ketatanegaraan) secara bersistem, khususnya dl penyusunan kebijakan Negara.

Doktrin pada diri kita bisa berubah dan berkembang seiring waktu yang  dipengaruhi pada banyak faktor. Dan kita bersukur karena Doktrin kita mempunyai penyaring yang sangat ampuh yaitu: kasih.

Perjuangan dibutuhkan agar Kasih bisa menjadi penyaring  dalam menerima masukan dan membuat keputusan dalam kehidupan, termasuk doktrin yang kita terima.

Ayat Pilihan:
Mat 22:37-39 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia  seperti dirimu sendiri.

Mari Berdoa:
Ya Allah Bapa kami di dalamsurga, dalam nama Yesus Kristus dan persekutuan dengan Roh Kudus, Tuhan bantulah kami agar kiranya kasih pada-Mu dan kasih pada sesama kami menjadi penyaring dalam pikiran kami, menjadi rujukan utama dalam pengambilan keputusan dan biarlah doktrin kasih-Mu berkuasa atas kami selama-lamanya. Amin.

Share

You may also like...

Leave a Reply